Fitr「Roulette gambling」i Carlina Ceritakan Pengalaman Karantina Sepulang dari Amerika

  • 时间:
  • 浏览:0

Kala beraRoulette gamblingda di hoRoulette gamblingtel pun ia tidak bisa bebas bepergian.

Baca juga: Berlinang Air Mata, Fitri Carlina Minta Suami Menikah Lagi

Kata penyanyi berusia 34 tahun itu, di Amerika ketika hendak naik pesaRoulette gamblingwat menuju Jakarta, ia dan rombongan sudah melalui tes PCR terlebih dahulu.

Baca juga: Fitri Carlina Hendak Angkat Anak dan Bayi Tabung, Tak Diizinkan Suami?

Walaupun tombol lift dipencet, lift tidak akan bisa beroperasi. Harus ada orang dari lantai bawah yang naik ke atas lalu menjemputnya jika ada keperluan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Masuk hotel, enggak boleh ke mana-mana, bahkan keluar pintu atau lobby aja enggak boleh. Karena akses liftnya dimatiin," ungkap Fitri Carlina

"Hari ketujuh kita swab PCR lagi, hasil keluar hari kedelapan, negatif baru dirilis," ujar Fitri Carlina.

Baca juga: Perjuangan Fitri Carlina dan Suami Menanti Momongan, Ingin Angkat Anak hingga Tes Medis 5 Kali

Fitri mengatakan, karena ia taat aturan dan prokes serta menyayangi keluarganya, ia pun sebelumnya sudah memesan fasilitas di salah satu hotel untuk karantina selama delapan hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi dangdut Fitri Carlina menceritakan pengalamannya pulang dari Amerika setelah pergi bersama rombongan influencer untuk merek pakaian Erigo

"Kita landing di bandara (Jakarta) kita juga PCR lagi. Melewati beberapa proses, kita harus isi semua form gitu, sesuai antrean," tutur Fitri Carlina, dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, Rabu (20/10/2021).

Saat di bandara di Jakarta, Fitri melalui pemeriksaan imigrasi, mengambil bagasi, lalu ketika keluar sudah dijemput oleh pihak hotel yang dipilihnya untuk karantina.

Baca juga: Asyiknya Fitri Carlina Goyang Dangdut di Times Square New York

Di antara influencer yang pergi ke Amerika itu ada pula nama selebgram Rachel Vennya yang belakangan terungkap tidak menjalankan karantina sama sekali.

"Kita pun mau PCR harus menunjukkan (bukti) booking hotel kita dan itu semuanya totally kalau kita wisatawan harus biaya sendiri. Kecuali mahasiswa, tenaga kerja Indonesia, pegawai negeri itu bisa di Wisma Atlet," tuturnya.