4 Jenis Lada di Indonesia, T「Bookmaker Ranking」idak Cuma Lada Putih Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0

WBookBookmaker RankingmBookmaker Rankingaker RankingalaBookmaker Rankingu telah melalui proses yang panjang, tapi lada putih tetap memiliki rasa pedas. Sebab, rasa tersebut terletak pada bijinya.

Proses ini dapat membuat selaput lada menjadi lunak, sehingga kulitnya mengelupas. Selanjutnya, dilakukan proses pengeringan untuk mendapatkan lada putih yang bersih. 

Mengutip dari BHG.com, lada hijau banyak digunakan dalam masakan Prancis. Khususnya untuk membuat saus steak klasik. 

Buku "Bumbu, Penyedap, dan Penyerta Masakan Indonesia" karya Murdijati Gardjito terbitan PT Gramedia Pustaka dapat dibeli online di Gramedia.com

Baca juga: Resep Iga Bakar Madu Lada Hitam, Masak Pakai Wajan Teflon

Ilustrasi macam-macam lada yang ada di Indonesia. Ada lada hitam, lada hijau, lada putih, dan lada merah.

Untuk mendapatkan lada putih layak konsumsi, buah yang sudah masak harus disimpan dan direndam dahulu selama satu sampai dua minggu.

Jika lada hijau memakai lada mentah, lada merah justru sebaliknya. 

Untuk penggunaannya, lada putih biasa dipakai sebagai bumbu sup, semur, atau tumis. Lada putih digunakan umumnya sudah dalam bentuk bubuk. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: Sejarah Lada di Indonesia, Rempah Nusantara yang Mendunia

Lada merah memiliki rasa pedas dan aroma yang lebih kuat daripada lada hijau. Sayangnya produksi lada merah hanya dilakukan di Kerala atau India bagian Selatan. 

Sama halnya dengan lada hitam, lada hijau juga dibuat menggunakan lada yang mentah. Selanjutnya, lada segar tersebut diawetkan dengan cara direndam dalam air garam atau cuka.

Namun proses pengolahan yang panjang membuat aromanya berkurang.  

Berkat penggunaan bahan baku yang masih mentah, lada hijau memiliki rasa pedas yang rendah. Namun sensasi segarnya lebih terasa. 

Oleh karena itu, lada merah jarang digunakan dalam masakan Indonesia. Selain karena langka, harga lada merah juga cukup mahal. 

Masyarakat Indonesia sendiri jarang menggunakan lada hijau.

Prinsip pengolahan lada merah sama dengan lada hijau, yakni direndam air garam atau cuka. Namun butiran lada yang digunakan berbeda. 

Selain dua jenis di atas, ada pula lada merah dan lada hijau. 

Ada pula lada merah yang bisa digunakan untuk membumbui masakan. 

Baca juga: 4 Manfaat Lada dalam Masakan, Apa Saja?

Baca juga: 15 Rempah Indonesia untuk Sedapkan Masakan, Ada Jahe dan Andaliman

Berbeda dengan lada hitam, lada putih dibuat menggunakan lada yang sudah masak. Namun proses pengolahannya justru lebih sukar dan panjang.