Indonesia Lottery Loopholes_Baccarat try to play_Crown gambling_Blackjack Technique

  • 时间:
  • 浏览:0

MaGamblGamblGambling Handicaping Handicaping Handicapu bagaimanapun, halaman persembahan skripsi memang menGambling Handicapjadi saksi bisu perjuangan, pertarungan batin, dan kisah-kisah cinta banyak orang yang kandas di tengah skripsi. Ada bahagia dan duka tersendiri di dalamnya yang mungkin hanya bisa dirasakan oleh penulisnya sendiri.

Kembali ke perkara skripsi, bagi yang udah pernah mengerjakan pasti paham jika di dalamnya terdapat halaman persembahan. Nah, di halaman khusus tersebut biasanya kita menuliskan rasa syukur dan terima kasih kepada orang-orang terdekat yang dianggap berjasa. Bahkan, tak jarang pula kita menuliskan pesan kasih sayang buat orang yang lagi dicintai. Walaupun terkadang akhirnya juga kandas di tengah jalan. Udah repot-repot ditulis di halaman persembahan, akhirnya juga pupus. Ini banyak terjadi lo!

Jika diibaratkan, kita berasa punya tanggung jawab kepada orang-orang yang namanya kita tulis di halaman tersebut. Seperti misalnya orang tua, nggak enak juga tuh udah dibantu banyak hal, dididik sedemikian rupa hingga bisa mencapai detik ini, tapi skripsinya amburadul. Berat, pokoknya beraaat~

Bagi anak kuliahan, skripsi adalah salah satu perjuangan berat yang mau nggak mau harus dilalui untuk menuju kelulusan. Ibarat perjuangan hidup dan mati, tak sedikit pula orang-orang yang akhirnya mundur di tengah jalan dalam proses pengerjaannya. Tapi memang nggak dimungkiri lagi, biasanya godaan terberat dan cobaan yang ada-ada aja itu banyak terjadi ketika skripsi tengah berlangsung. Padahal juga konsekuensinya banyak banget, mulai dari mengulang dan tentunya biaya kuliah yang makin membengkak.

Pernyataan ini mungkin terlihat alay, lebay, dan nggak realistis sekali. Tapi, memang begitulah faktanya. Sering kali menulis kalimat demi kalimat di halaman persembahan itu rasanya lebih berat dan susah dibandingkan dengan menulis isi skripsi itu sendiri. Bener sih, menulis skripsi juga nggak ada yang bilang mudah. Kita harus cari bahan ini dan itu, penelitian yang menghabiskan banyak duit, harus wara-wiri, cari tanda tangan dosen yang susahnya kayak mencari keadilan di negeri ini, sampai ngerjain revisi demi revisi yang nggak ada habisnya mulai dari awal hingga akhir. Tapi, beban untuk menuliskan nama-nama orang di halaman persembahan itu rasanya ada tekanan mental tersendiri.

Halaman persembahan skripsi / Credit: Twitter Kaztangel via twitter.com

Buat sobat-sobat bucin di luar sana, nggak semua nama pacar yang ditulis di halaman itu bakal kandas di tengah jalan kok, tenang! Ayo, kita lawan mitos menyesatkan tersebut. Satu lagi, buat mbaknya dan masnya yang sekarang nggak tahu udah di mana, terima kasih banyak udah pernah ada selama masa skripsi. Ternyata mitosnya juga kadang-kadang terasa bener.