5 Fakta Varian Delta yang Harus Diwaspadai Ibu Hamil, Termasuk Da「Betting skills」mpaknya

  • 时间:
  • 浏览:0

DBetting skillsata yanBetting sBetting skillskillsg dikumpuBetting skillslkan oleh UKOSS menunjukkan bahwa sekitar 33 persen ibu hamil yang dirawat karena Covid-19 membutuhkan bantuan pernapasan ventilator dan 15 persen membutuhkan perawatan intensif.

Dilansir dari CNN, Sabtu (31/7/2021), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa ibu hamil lebih berisiko terinfeksi Covid-19 dibanding wanita tidak hamil pada usia yang sama.

Data terbaru yang dikumpulkan oleh Sistem Pengawasan Obstetri Inggris (UKOSS) menunjukkan peningkatan jumlah ibu hamil yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 denga varian Delta.

Berikut fakta varian Delta untuk ibu hamil yang perlu diketahui:

"Dibandingkan dengan virus Covid asli, varian baru (alpha dan delta) menyebabkan penyakit yang semakin parah pada ibu hamil," kata Andrew Shennan, profesor kebidanan di King's College London dalam sebuah pernyataan kepada Science Media Centre Inggris.

KOMPAS.com - Varian Delta yang mendominasi kasus Covid-19 di seluruh dunia membuat pejabat kesehatan di beberapa negara mewanti-wanti ibu hamil terkait dampaknya.

Baca juga: Ibu Terinfeksi Covid-19, Bolehkah Menyusui Bayinya? Ini Kata Dokter

Varian Delta lebih menular dan dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah bagi semua orang, termasuk ibu hamil.

Data tersebut menyoroti peningkatan di antara wanita hamil yang membutuhkan perawatan untuk gejala akut.

Dengan adanya varian delta yang terbukti lebih menular dan dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah, kekhawatiran itu meningkat.

"Ini termasuk kebutuhan ventilator, perawatan intensif dan pneumonia, lebih dari 50 persen lebih mungkin terjadi," tambahnya.

1. Apakah varian Delta lebih berbahaya pada ibu hamil?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email