Baccarat experience_Baccarat Winning Formula Collector's Edition_Ranking of Asian Bookmakers_Fair Baccarat

  • 时间:
  • 浏览:0

View tGambling to make moneyhiGambling to make moneys post on InstGambling to make moneyagram

Rasanya ikut Gambling to make moneybahagia deh melihat video yang menunjukkan betapa warga dari dua negara berbeda itu betul-betul menikmati jungkat-jungkit yang dipasang Rael dan kawannya. Nggak hanya anak-anak aja yang tertarik mencoba jungkat-jungkit pink itu, tapi juga orang-orang dewasa.

Nggak butuh cara ribet sarat politik buat membuktikan kalau warga AS dan Meksiko memang bisa bersatu. Ternyata cuma perlu pasang jungkat-jungkit aja~

Padahal cara-cara unik dan kreatif semacam itu bisa jadi ajang menyatukan dua negara yang tampak tidak baik-baik aja ya. Daripada harus pakai cara diplomasi ribet yang nggak semua orang paham, justru dengan hal-hal ringan gini orang akan lebih bisa menerima~

Seperti dikutip Forbes, beberapa saat setelah jungkat-jungkit itu dipasang, Rael dan temannya harus rela membongkar kembali instalasi tersebut setelah petugas perbatasan AS menegur mereka. Alasannya karena nggak ada koordinasi sebelumnya. Tapi untungnya, jungkat-jungkit itu sudah populer duluan di media sosial sih~

Penulis

Permainan jungkat-jungkit mungkin sudah sering kita lihat di taman bermain. Tapi kali ini sedikit berbeda karena dipasang di perbatasan AS dan Meksiko. Ronald Rael, profesor di University of California Berkeley dan Virginia San Fratello dari San Jose State University, berkolaborasi membuat permainan jungkat-jungkit yang bisa menyatukan warga dari dua negara berbeda.

Selama ini, daerah perbatasan selalu dilihat sebagai area terlarang yang penuh ketegangan. Perbatasan antara Amerika Serikat dan Meksiko misalnya, lekat banget dengan image gelap karena memang sering jadi saksi bisu penyelundupan narkoba, penculikan, atau penyelundupan manusia. Apalagi Donald Trump termasuk anti banget sama imigran, dan selalu berupaya membangun “batas” antara AS dengan negara lain di sekitarnya.

One of the most incredible experiences of my and @vasfsf’s career bringing to life the conceptual drawings of the Teetertotter Wall from 2009 in an event filled with joy, excitement, and togetherness at the borderwall. The wall became a literal fulcrum for U.S. – Mexico relations and children and adults were connected in meaningful ways on both sides with the recognition that the actions that take place on one side have a direct consequence on the other side. Amazing thanks to everyone who made this event possible like Omar Rios @colectivo.chopeke for collaborating with us, the guys at Taller Herrería in #CiudadJuarez for their fine craftsmanship, @anateresafernandez for encouragement and support, and everyone who showed up on both sides including the beautiful families from Colonia Anapra, and @kerrydoyle2010, @kateggreen , @ersela_kripa , @stphn_mllr , @wakawaffles, @chris_inabox and many others (you know who you are). #raelsanfratello #borderwallasarchitecture

Tapi akhir minggu lalu, mendadak “ketegangan” yang tercipta di perbatasan AS-Meksiko berubah jadi lahan bermain yang menyenangkan dan ramah anak. Ini semua terjadi setelah dua dosen arsitek dari universitas ternama di AS memasang jungkat-jungkit pink unyu di sela-sela pagar pembatas dua negara itu. Nggak cuma anak-anak yang senang, orang dewasa pun nggak mau melewatkan permainan itu.

An amateur writer.

A post shared by Ronald Rael (@rrael) on

Dilansir dari CNN, ide pembuatan instalasi itu sebenarnya sudah ada sejak 2009 lalu, tapi baru terealisasi tanggal 28 Juli 2019 kemarin. Permainan jungkat-jungkit ini dibuat sebagai bentuk perlawanan terhadap upaya Trump membangun tembok di perbatasan dua negara itu. Iya, mereka nggak setuju sama kebijakan anti-imigran.