Indonesia Lottery Official Website_Sorong (Indonesia) Casino_Football Handicap Rules

  • 时间:
  • 浏览:0

NForeign betting platformsah, bForeign betting platformsuaForeign betting platformst para anak kost, mantan anak kost, atau yang punya rencana nge-kost, simak disini yuk suka dukanya tinggal sendirian dan jauh dari rumah!

Jadi, sprei udah 2 bulan nggak dicuci, selimut 4 bulan, dan gorden kira-kira udah setaun. Siapa yang komplain? NGGAK ADA!

Kamu yang mengekost sudah nggak nyambung lagi dengan kehidupan mereka yang masih hidup bersama orang tua. Buatmu, mau pergi keluar jam berapa dan pulang jam berapa, terserah. Asal nggak dikunciin bapak/ibu kost aja sih, hehehe…

– pagi sarapan bubur

“Ngapain?”

Jam 6: “Kak, bangun. Anterin adikmu ke sekolah!”

“Istigfar, Mas! Nyebut…nyebut…”

Kakakmu suka nyuruh-nyuruh sedangkan adikmu manja banget. Ketika tinggal serumah bareng, kamu sering banget bertengkar sama mereka. Ketika akhirnya bisa tinggal sendiri, kamu merasa ‘bahagia itu sederhana’.

…dan penderitaanmu baru berakhir setelah semua anggota keluargamu tidur!

Emang kalau di rumah, gimana?

“Permisi, Bapak sama Ibu, tau manfaat buah mengkudu? Wah, nggak tau, ya?”

– parkir motor nggak rapi -> ngomel

“Buset, kalau aturannya sepanjang aliran Sungai Nil gini…lebih bebas rumah gw, dong!”

Temen: “Emak gw nih SMS, nyuruh pulang. Udah malem katanya.”

Tapi, kamu pernah merasakan makan pizza atau pasta di cafe ketika awal bulan, mulai mlipir ke warung bakso di belakang kampus ketika tengah bulan, dan akhirnya mi instan yang jadi penyelamatmu.

– sore ngemil siomay

Jam 11: “Duh, gula sama teh udah habis, anterin Mama belanja, yuk!”

“Sama siapa?”

Jam 3: “Ambil laundry!”

2. Khusus buat anak perawan, kudu bangun jam 5 pagi buat bantu-bantu ibu di dapur

Tapi, apa daya…

“Sabar…sabar…harus bertahan. Hidup itu keras, Jenderal!”

Tinggal sendiri dan jauh dari orang tua, kehidupan anak-anak kos memang selalu menarik untuk dibahas. Kebiasaan makan mie instan, ‘ngutang’ ketika menjelang akhir bulan, sedih karena kangen rumah — ada-ada saja cerita unik seputar ‘spesies’ yang satu ini. Hehehehe…

#kemudian bengong dan mempertanyakan hubungannya keperawanan dan bangun pagi

1. Jam 6 pagi SEMUA anggota keluarga udah harus bangun dan beraktivitas

Betapa rumah selalu bisa membuatmu nyaman. Kamu selalu bisa makan 3x sehari dengan lauk pauk yang layak, ada camilan, dan ada orang tuamu yang bisa ‘dipalak’ setiap saat ketika kamu pengen jajan atau sekedar isi bensin. Yang pasti, kamu nggak pernah merasa kekurangan ketika di rumahmu.

Sementara, peraturan di rumahmu:

– Libur atau weekend berarti bisa puas tidur (bangun jam 12 siang pas lagi laper-lapernya atau nggak usah bangun-bangun sekalian!)

– lupa matiin kran kamar mandi -> ngomel

Jadi, ibu biasa masak pagi-pagi. Menunya: sayur asem, tempe, tahu, dan telur. Nah, menu ini bisa bertahan dari sarapan sampai makan malam. Kembung sayur asem deh, kamu!

Ternyata, kamu udah menunggu selama bertahun-tahun hingga saat ini tiba. Berharap bisa kuliah atau kerja di luar kota cuma supaya bisa tinggal sendiri dan hidup BEBAS!

“Pulang jam berapa?”

Menurut kamu, BEBAS berarti…

Setiap rumah punya peraturannya masing-masing, termasuk rumahmu. Ketika akan pergi, kamu tentu wajib pamit ke orang tuamu. Tapi, orang tua emang cenderung protektif. Kamu nggak bisa keluar rumah begitu saja, tanpa bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini:

Setelah foya-foya di awal bulan, biasanya kamu mulai cari-cari sumber dana untuk menyambung hidup alias ‘ngutang’ demi bertahan sampai bulan berikutnya. Sayangnya, bulan baru tetap nggak bisa bikin kamu senyum karena separuh jatah bulananmu udah habis buat bayar hutang di bulan kemarin.

Jam 7: “Beli galon!”

“Mi instan, lagi?”

Pada dasarnya, kehidupan anak kost memang terbilang bebas. Tapi, kebebasan tidak menjadikanmu hilang arah dan terjerumus pada hal-hal negatif. Kamu belajar mengendalikan dirimu sendiri – memilih teman yang baik dan menjaga pergaulanmu. Di titik ini kamu bisa berpikir secara rasional dengan mempertimbangkan soal masa depanmu.

Ketika jadi anak kost, semua pertanyaan itu M-A-S-A L-A-L-U!

Jam 8: (baru buka pintu rumah sepulang mengantar adik) “Mas, halaman depan tolong disapuin, ya!”

Ayah, ibu, kakak, adik – merekalah yang selama ini selalu ada untukmu. Tumbuh bersamamu dan membuat hidupmu lebih bermakna. Dari merekalah pulalah kamu belajar mengerti arti kebersamaan dan pentingnya sebuah ikatan keluarga.

“AKU NGGAK PUNYA PULSAAAAAAA…”

“Mau kemana?”

“OBAT DARAH TINGGI!!!!”

…dan siklus hidupmu yang gagal itu akan terus berulang entah sampai kapan.

#nangis sambil guling-guling di kamar

Kamu cuma bisa makan IND*MIE.

– Kuliah jam 9 berarti bangun jam 8.45 (15 menit buat cuci muka sama gosok gigi)

“Woy, gizi-nya mana woy!”

– siang makan mie ayam

Ketika asik nongkrong di cafe dan air muka temanmu seketika berubah ‘kecut’…

Datang dari berbagai latar belakang keluarga dan budaya, kamu bisa ketemu dengan berbagai jenis temen kost. Mulai dari yang jorok, suka ‘nyetel’ musik dugem sampai jam 3 pagi, sampai yang hobinya gossipin kamu. Iyuuuwwwwwhhhhh…

– bayar kost telat sehari -> ngomel

– malem bakmi Jawa

“Kalau keadaannya udah kayak gambar di atas, masak nggak dibersihin juga? Sehat, Broh?”

– Kerja jam 7 berarti bangun jam 6.30 (30 menit buat mandi, sarapan, touch up dikit)

Jam 1: “Kak, jemput adik!”

Kamu: “Ah, elah! Baru juga jam 10! Kuntilanak belom pada keluar jam segini!”

Hidup mandiri dalam sebuah lingkungan sosial membuatmu belajar tentang bagaimana menghargai orang lain. Secara langsung, kamu belajar tentang toleransi – menghargai kepentingan orang lain dan menanggalkan sikap egois. Kamu memahami bahwa manusia tidak akan bisa hidup sendirian.

Yang namanya anak kost emang paling doyan kumpul. Dari mulai ngerjain tugas, nonton film atau drama bareng sambil ngemil, sampai kumpul-kumpul yang nggak ada faedahnya juga sering. Hehehehe…

Pengalaman sebagai anak kost menjadikanmu lebih ‘kaya’. Banyak hal baik dan buruk yang bisa dijadikan pelajaran dan bekal bagi dirimu untuk menjejak kehidupan selanjutnya. Kamu percaya bahwa pengalaman adalah guru terbaik!

Setiap momen dalam hidup pasti menyimpan pelajaran baik yang bisa dipetik. Entah lebih banyak suka atau duka yang kamu alami sebagai anak kost, bersyukurlah karena pernah merasakannya. Percaya deh: kalian termasuk orang-orang yang beruntung, lho!